Happy Cat Kaoani /* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/anime/ani-9/ani878.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/anime/ani-9/ani878.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */

Sabtu, 15 Juli 2017

KUMPULAN SOAL KURIKULUM PENDIDIKAN



1. Tujuan Evaluasi Kurikulum
            Evaluasi kurikulum dimaksudkan untuk memeriksa tingkat ketercapaian tujuan pendidikan yang ingin diwujudkan melalui kurikulum yang bersangkutan. Indikator kinerja yang akan dievaluasi di sini adalah efektivitas program. Dalam arti luas evaluasi kurikulum dimaksudkan untuk memeriksa kinerja kurikulum secara keseluruhan ditinjau dari berbagai kriteria. Indikator kinerja yang dievaluasi adalah efektifitas, relevansi, efesiensi, dan kelaikan (feasibility) program. Diadakannya evaluasi dalam proses pengembangan kurikulum itu dimaksudkan untuk keperluan:
a.       Untuk Perbaikan Program
Dalam konteks ini, peranan evaluasi lebih bersifat konstruktif, karena informasi hasil evaluasi dijadikan input bagi perbaikan yang diperlukan di dalam program kurikulum yang sedang dikembang. Di sini evaluasi lebih merupakan kebutuhan yang datang dari dalam sistem itu sendiri, karena dipandang sebagai faktor yang memungkinkan dicapainya hasil pengembangan yang optimal dari sistem yang bersangkutan.
b.      Pertanggungjawaban kepada Berbagai Pihak
Pihak-pihak yang dimaksudkan mencangkup, baik pihak yang mensponsori kegiatan pengembangan kurikulum tersebut maupun pihak yang akan menjadi konsumen dari kurikulum yang telah dikembangkan (pihak-pihak tersebut mencangkup pemerintah, masyarakat, orangtua, petugas-petugas pendidikan, dan pihak-pihak lainnya yang ikut mensponsori kegiatan tersebut).
Tujuan ini dipandang sebagai suatu dari dalam, melainkan lebih merupakan suatu “keharusan” dari luar. Persoalan ini mencakup suatu konsekuensi logis dalam kegiatan pembaruan pendidikan. Dalam mempertanggungjawaban hasil yang telah dicapai, pihak pengembang kurikulum perlu mengemukakan kekuatan dan kelemahan kurikulum yang sedang dikembangkan, serta usaha lebih untuk mengetahui kelemahan-kelemahan agar dapat diatasi. Untuk menghasilakn informasi mengenai kekuatan dan kelemahan tersebut diperlukan kegiatan evaluasi.
c.       Penentuan Tindak Lanjut Hasil Pengembangan
Dalam tindakan lanjut ada dua kemungkinan pertanyaan : Pertama, apakah kurikulum baru tersebut akan atau tidak akan disebarluaskan ke dalam sistem yang ada? Kedua, dalam kondisi yang bagaimana dan dengan cara yang bagaimana pula kurikulum baru tersebut akan disebarluaskan ke dalam sistem yang ada?
Secara teoritis dapat saja terjadi bahwa jawaban yang diberikan itu adalah tidak (pada pertanyaan pertama). Bila ini terjadi, kita akan dihadapkan pada situasi yang tidak menguntungkan; biaya, tenaga, dan waktu yang telah dikerahkan selama ini ternyata terbuang dengan percuma; peserta didik yang memakai kurikulum baru tersebut telah terlanjur dirugikan; dan lambat laun akan timbul sikap skeptik di kalangan orang tua dan masyarakat terhadap pembaruan pendidikan dalam bentuk apa pun.
Pertanyaan kedua dipandang lebih tepat untuk diajukan pada akhir fase pengembangan kurikulum.pertanyaan ini dirasakan lebih bersifat konstruktif dan lebih dapat diterima ditinjau dari segi sosial, ekonomi, moral, maupun teknis. Untuk menghasilkan informasi yang diperlukan dalam menjawab pertanyaan yang kedua itulah diperlukan kegiatan evaluasi.

Pertanyaan!
1.      Untuk memeriksa tingkat ketercapaian tujuan pendidikan yang ingin diwujudkan melalui kurikulum yang bersangkutan, adalah pengertian dari...
A.    Pendidikan
B.     Kurikulum
C.     Evaluasi
D.    Evaluasi Pendidikan
E.     Evaluasi Kurikulum
2.      Yang termasuk Indikator kinerja yang dievaluasi adalah sebagai berikut, kecuali..
A.    efektifitas, relevansi, efesiensi, dan responsibility.
B.     efektifitas, relevansi, efesiensi, dan feasibility.
C.     kualitas, relevansi, efektifitas, dan feasibility.
D.    efektifitas, inovasi, efesiensi, dan feasibility.
E.     Salah Semua.
3.      Dalam peranan “untuk perbaikan program” evaluasi bersifat...
A.    Kondusif
B.     Konstruktif
C.     Kumulatif
D.    Kreatif
E.     Efisien
4.      Setiap pertanggungjawaban dalam pengevaluasian terhadap pihak-pihak yang berpengaruh harus ada beberapa orang yang ikut serta dalam kegiatan tersebut, baik pihak konsumen kurikulum ataupun sponsor kegiatan tersebut. Pihak-pihak tersebut adalah, kecuali...
A.    Pemerintahan
B.     Masyarakat
C.     Petugas-petugas kebersihan sekolah
D.    Orangtua kita
E.     Petugas-petugas pendidikan sekolah
5.      Jika kita menginginkan informasi dilihat dari kekurangan dan kelebihan dari hal tersebut perlu adanya?
A.    Pendidikan
B.     Kurikulum
C.     Evaluasi
D.    Flashback
E.     Mengingat masa lalu
ESSAY!
1.      Jelaskan mengapa evaluasi dalam hal pendidikan di Indonesia masih ada saja kekurangan?


Jawaban PG!
1.      E
2.      B
3.      B
4.      C
5.      C

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MY INSTAGRAM @TARIPUTRAM
Semoga Bermanfaat Ya, Tulisan Dalam Blog Ini
HALLO FRIEND, THIS IS MY ROOM