Happy Cat Kaoani /* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/anime/ani-9/ani878.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/anime/ani-9/ani878.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */

Kamis, 02 November 2017

Manajemen Aset



RESUME MANAJEMEN ASSET
            Setelah membaca materi yang sudah disediakan di LMS dari materi 1-6 saya tau mulai dari pengertian asset hingga kegunaannya di bagian hal lainnya. Dibawah ini akan saya jelaskan atau paparkan apa yang saya dapat dari materi tersedbut :
Manajemen Asset adalah barang atau sesuatu barang yang mempunyai nilai ekonomi (economic value), nilai komersial (commercial value) atau nilai tukar (exchange value) yang dimiliki oleh badan usaha, instansi atau individu (perorangan) yang dikeloloa oleh organisasi tersebut. Adapun pengertian lainnya yaitu : Federal Highway Administration and the American Association of State Highway and Transportation Officials dalam Asset Management Primer (1999) mendefinisikan manajemen aset sebagai pemenuhan tingkat layanan yang diperlukan dengan cara yang paling hemat biaya melalui penciptaan, akuisisi, operasi, pemeliharaan, rehabilitasi, dan penghapusan aset yang disediakan bagi pelanggan saat ini dan dimasa yang akan datang.
Inti dari manajemen aset yaitu bahwa pengelolaan aset berkaitan dengan menerapkan penilaian teknis dan keuangan dan praktek manajemen yang baik untuk memutuskan apa yang dibutuhkan aset untuk memenuhi tujuan bisnis, dan kemudian untuk memperoleh dan mempertahankan aset selama umur hidup aset tersebut sampai ke pembuangan.
Berdasarkan pendapat di atas, secara umum tujuan dari pengelolaan aset adalah membantu suatu entitas dalam memenuhi tujuan penyediaan pelayanan secara optimal, efektif dan efisien. Hal ini mencakup perencanaan, panduan pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, optimasi, penghapusan aset dan pengaturan risiko serta biaya yang terkait selama siklus hidup aset. Pengelolaan aset juga bertujuan untuk mengetahui kejelasan dari kepemilikan aset sehingga pemilik aset dapat dengan aman dan tidak terbentur masalah legalitas dalam mendayagunakan aset yang dimilikinya.
Manajemen Asset harus memiliki 4 unsur berikut ini :
1.      Memiliki nilai ekonomis yang terkait dengan nilai pemanfaatan tertinggi dan terbaik (highest and best use)
2.      Menghasilkan pendapatan dari pengoperasian properti.
3.      Memiliki fisik, fungsi dan hak penguasaan yang baik.
4.      Economical life-time yang panjang.


Ada pula tahapan utama dalam siklus asset :
1.      Identifikasi peluang bisnis atau kebutuhan.
2.      Kemampuan analisis gap dan analisis kebutuhan aset
3.      Analisis Pra-studi kelayakan, fisik dan keuangan - pilihan opsi
4.      Perencanaan Kelayakan, fisik dan keuangan - untuk opsi yang dipilih
5.      Akuisisi, pengembangan dan implementasi
6.      Operasi, dukungan logistik dan pemeliharaan
7.      Memantau (monitoring) dan review 
8.      Pembuangan (disposal)

Pengadaan Aset : Kegiatan pengadaan (barang dan jasa)  adalah serangkaian kegiatan untuk memperoleh atau mendapatkan aset/ barang maupun jasa baik yang dibiayai oleh sendiri maupun yang dibiayai oleh pihak luar atau dilaksanakan secara swakelola (sendiri), maupun oleh penyedia barang dan jasa.
Inventarisasi Aset : Rangkaian kegiatan mengidentifikasi kualitas dan kuantitas aset secara fisik non fisik, dan secara yuridis / legal. melakukan kodefikasi dan mendokumentasikannya untuk kepentingan pengelolaan aset bersangkutan.
Legal Audit Aset : Kegiatan pengauditan tentang status aset, sistem dan prosedur penguadaan, sistem dan prosedur pengalihan, pengidentifikasian adanya indikasi permasalahan legalitas, pencarian solusi untuk memecahkan masalah legalitas yang terjadi atau terkait dengan penguasaan dan pengalihan aset.
Penilaian Aset : Sebuah proses kerja untuk menentukan nilai aset yang dimiliki, sehingga dapat diketahui secara jelas nilai kekayaan yang dimiliki, atau yang akan dialihkan maupun yang akan dihapuskan.
Operasi dan Pemeliharaan Aset : Kegiatan menggunakan atau memanfaatkan aset dalam menjalankan tugas dan pekerjaan untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan pemeliharaan aset adalah kegiatan menjaga dan memperbaiki seluruh bentuk aset agar dapat dioperasikan dan berfungsi sesuai dengan harapan.
Penghapusan Aset: Kegiatan untuk menjual, menghibahkan atau bentuk lain dalam memindahkan hak kepemilikan atau memusnahkan seluruh/sebuah unit atau unsur terkecil dari aset yang dimiliki.
Rejuvinasi Aset / Review : Upaya peremajaan aset dengan tujuan aset dapat didayagunakan kembali sebelum umur ekonomisnya habis. Peremajaan ini dapat berupa perbaikan menyeluruh ataupun penggantian suku cadang dengan tujuan aset dapat beroperasi seperti pada keadaan semula.
Pengalihan Aset : Upaya memindahkan hak dan atau tanggung jawab, wewenang, kewajiban penggunaan, pemanfaatan dari sebuah unit kerja ke unit yang lainnya di lingkungan sendiri.
Beberapa masalah yang terkait masalah dalam pengelolaan aset seperti yang disebutkan Priyatiningsih (2011), yaitu :
1.      Aset berjumlah banyak dan tersebar secara geografis.
2.      Aset memiliki penanganan (treatment) yang spesifik
3.      Aset memiliki “nilai” tertentu dikaitkan dengan posisi geografis
4.      Aset memiliki masalah-masalah legal yang berbeda-beda
5.      Pemanfaatan aset belum optimal, sehingga “kinerja” aset masih rendah
6.      Proses pencatatan aset tidak sistematis dan terintegrasi.
7.      Manajemen data masih manual.
8.      Perencaan pemanfaatan aset di masa yang akan datang belum optimal.

Menurut Siregar (2004) Optimasi aset suatu langkah untuk mengoptimalkan kinerja aset yang dimiliki. Optimasi aset memungkinkan suatu organisasi atau individu memiliki benefit secara optimal dalam pengelolaan aset. Optimasi aset juga merupakan langkah yang paling tepat untuk menghindari suatu idle asset / idle capacity dari aset yang bersangkutan. Kata optimum mengacu kepada kualitas bukan kuantitas, ini berarti yang terbaik bukan yang terbesar karena optimasi pengelolaan aset itu harus dapat memaksimalkan ketersediaan aset (maximize asset availability), memaksimalkan penggunaan aset (maximize aset utilization) dan meminimalkan biaya kepemilikan (minimize cost of ownership).
Ada siklus hidup yang terjadi dalam proses Aset :
Planning >> Acquisition >> Operation & Maintenance >> Disposal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MY INSTAGRAM @TARIPUTRAM
Semoga Bermanfaat Ya, Tulisan Dalam Blog Ini
HALLO FRIEND, THIS IS MY ROOM