Happy Cat Kaoani /* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/anime/ani-9/ani878.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/anime/ani-9/ani878.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */

Minggu, 26 Maret 2017

RINGKASAN Teknik Pengambilan Keputusan Kuantitatif

Teknik Pengambilan Keputusan Kuantitatif

Pemimpin memiliki tugas membuat keputusan atau making decision. Pengambilan keputusan (desicion making) adalah melakukan penilaian dan menjatuhkan pilihan yang didasarkan dua atau lebih pilihan. Pengambilan kepututsan memiliki peranan penting karena merupakan hasil akhir yang kemudian dilaksanakan oleh anggota organisasi. Kesalahan pengambilan keputusan merugikan organisasi, mulai dari kerugian citra sampai pada kerugian uang. Maka, begitu pentingnya pengambilan keputusan karena dipengaruhi oleh enam (6) faktor , yaitu: fisik, emosional, rasional, praktikal, interpersonal,dan struktural.
Secara umum, terdapat dua pendekatan dalam pengambilan keputusan, yaitu pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Secara sederhana, pendekatan kualitatif mengandalkan penilaian subyektif terhadap suatu masalah, sedangkan pendekatan kuantitatif mendasarkan keputusan pada penilaian obyektif yang didasarkan pada model matematika yang dibuat.
Umumnya pendekatan kuantitatif dalam pengambilan keputusan yang menggunakan model-model matematika. Metode kuantitatif adalah ilmu dan seni yang berkaitan dengan tata cara (metode) pengumpulan data, analisis data, dan interpretasi hasil analisis untuk mendapatkan informasi guna penarikan kesimpulan dan pengambilan keputusan.
Pengambilan keputusan melalui metode kuantitatif menggunakan model analisis kuantittatif yang berbentuk numeric atau model-model keputusan menghasilkan variabel-variabel keputusan yang berupa angka. Sebagai contoh adalah model linear programming yang berujuan memaksimalkan laba yang dapat dicapai oleh suatu perusahaan. Model ini akan menghasilkan angka yang merupakan keputusan dan angka yang bukan merupakan keputusan.
Adapun model-model analisis Kuantitatif dibagi menjadi 3 dan disingkat menjadi “TEV” :Decision Tree (pohon keputusan), unsur utama analisis model adalah hirarki berbagai cabang alternatif penyelesaian. Data yang mewakili bersifat metrik (kuantitatif) atau non-metrik (kualitatif) yang dikuantitatifkan dengan nilai-nilai (atau skor) berupa kategorikal; Expected Value (nilai harapan), sebagai pendekatan dalam penilaian setiap cabang alternatif penyelesaian (dalam grup cabang turunan pohon keputusan). Nilai yang diwakili oleh data kuantitatif (kategorikal) juga memiliki bobot kepentingan (probablistik) setiap unsur cabang pohon keputusan; Delphi Method (metode Delphi), sebagai sebuah metode yang digunakan untuk pendekatan dalam menyusun keputusan optimal seraya melakukan penilaian tentang bobot kepentingan setiap cabang alternatif penyelesaian yang disusun.
Kelebihan metode pengambilan kepututsan kuantitatif  yaitu: dapat digunakan untuk menduga atau meramal, hasil analisis dapat diperoleh dengan pasti dan akurat apabila digunakan sesuai aturan aturan yang telah ditetapkan, dapat digunakan untuk mengukur interaksi hubungan antara dua/lebih variabel (peubah), dan dapat menyederhanakan realitas permasalahan yang kompleks & rumit dalam sebuah model

Namun Metode ini juga memiliki kekurangan, yaitu: berdasarkan pada anggapan anggapan (asumsi), asumsi tidak sesuai dengan realitas yang terjadi atau menyimpang jauh maka kemampuannya tidak dapat dijamin bahkan menyesatkan, data harus berdistribusi normal dengan skala pengukuran data yang harus digunakan adalah interval & rasio, dan tidak dapat dipergunakan untuk menganalisis dengan (sampel) yang jumlahnya sedikit (>30).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MY INSTAGRAM @TARIPUTRAM
Semoga Bermanfaat Ya, Tulisan Dalam Blog Ini
HALLO FRIEND, THIS IS MY ROOM