PENELITIAN PENDIDIKAN
Research
Research atau riset adalah salah satu jalan penelitian (filsafat). Riset ini berpedoman terhadap aliran filsafat. Riset ini memiliki 2 pendekatan, yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif aspeknya faktual atau fakta atau Empiris dan berfikir scara Induktif. Pendekatan kualitatif bersifat non faktual atau tidak ada wujud.
Kuantitatif memiliki 2 cabang yaitu eksperimen dan non ekspreimen. Dimana eksperimen memiliki 2 cabang pula yaitu yang asli atau murni dan semi. Non eksperimen memiliki cabang yaitu survei yaitu bertumpu pada angket yang dibatasi oleh sampel yang ada.
Desain penelitian kuantitatif adalah rancangan penelitian yang dituju untuk membuktikan teori melalui pengujian data hasil pengukuran terhadap variabel-variabel yang diteliti dnegan menggunakan alat ukur yang telah teruji scara empirik terukur.
Kuantitatif memiliki batsan/ standar ukuran suatu hal pada bagian di sosial (beda dengan di eksata).
Kualitatif yaitu sekumpulan metode pemecahan masalah yang terncana dan cermat dengan desain yang cukup longgar, pengumpulan data lunak.
Ciri-ciri riset yaitu situasi alami, deskriptif, tertuju pada prosesnya, analisa data secara induktif dalam penyusunan teori, bertujuan mengenali makna peristiwa yang terjadi (Bogdan & Biklen).
§ Indikator : memiliki ukuran operational yang membuat/ membentuk karakter sebuah variabel.
§ Objek : variabel yang melekat pada subjek yang akan dicari jawabannya (tempat dimana penelitian dilakukan).
§ Ukuran untuk menguji kelayakan alat ukur/ instrumen penelitian : validitas dan reliabilitas.
§ Metode : cara bagaimana penelitian dilakukan, data yang dikumpulkan, diolah, dianalisis dan disimpulkan.
§ Instrument : alat pengumpul data dan harus teruji.
Siklus penelitian (khususnya Kuantitatif), sebagai berikut :
§ Definisi teoritik adalah yang dikemukakan oleh para ahli.
§ Definisi operational adalah caranya untuk mengukur sebuah definisi.
Metode Penelitian Kualitatif meliputi :
1. Fenomenologi : gejala/ fenomena yang alami
2. Komparatif : menemukan persamaan & perbedaan
3. Historis : Penggambaran
4. Interaksi simbolis : menggunakan metode observasi partisipan
5. Etnografis : mempelajari kelompok budaya lengkap dengan lingkungan alaminya.
6. Etnometodologi : bagaimana individu menciptakan dan memahami kehidupan mereka sendiri.
§ Komparatif ada 4 langkah :
1) Deskriptif/ pengumpulan secara sistematis tentang sebuah informasi
2) Interpretasi/ analisis latar belakang sosio-kultural
3) Penjajaran/ pengkajian secara serempak
4) Perbandingan secara keseluruhan.
§ Tujuan metode Etnografis adalah menyusun sebuah deskripsi tentang jaringan hubungan kegiatan-kegiatan dan keyakinan pihak-pihak yang terlibat dalam lingkungan pendidikan
§ Dimensi etnografis : Induksi – Deduksi, Subjektif – objektif, Generatif – Verifikatif, Konstruktif – Enumeratif.
§ Strategi penelitian Etnografis
1) Menggunakan data Fenomenologi
2) Strategi riset bersifat empiris & Naturalistik
3) Riset etnografis adalah holstik
4) Strategi riset bersifat multimodal/ eklektif, menggunakan berbagai macam teknik pengumpulan data.
§ Proses riset etnografis : penyusunan desain, pengumpulan data, analisis & interpretasi data, penyajian data dalam bentuk sebuah deskripsi penuh arti.
§ Tujuan etnometodologi adalah untuk memahami bagaimana orang-orang melihat, menerangkan dan menggambarkan tentang dunia dimana mereka hidup.
Terapan Metode Ilmiah adalah penerapan metode dalam penelitian yang merupakan langkah-langkah pemecahan masalah. Langkah-langkahnya :
1. Merasakan adanya masalah
2. Membatasi masalah dan lakukan observasi
3. Hipotesis
4. Pengujian hipotesis dengan tindakan
Masalah adalah kesenjangan (GAP) antara harapan dan realita yang ada di dunia. Terdapat 2 pandangan dalam masalah yaitu Subjektif (pendapat pribadi) dan Objektif (pendapat yang ada data atau bukti). Masalah muncul pasti ada faktor penyebabnya dan harus adanya pengidentifikasian sebelumnya.
Sebuah teori yang diinduksi akan menghasilkan hipotesis (dugaan sementara) yaitu sebuah kerangka berfikir. Asumsi adalah syarat pengujian sebuah hipotesis. Observasi adalah kegiatan pengamatan data dalam suatu instrumen. Metode ilmiah adalah cara mendapatkan sebuah penelitian, penelitian itu sebuah jalan memecahkan masalah yang ada. Observasi itu sangat penting adanya untuk studi pendahuluan. Proposisi adalah yang menguatkan sebuah hipotesis.
Hipotesis kerja ada 2 konsep yang saling berkaitan, diantaranya :
1. Hipotesis nol adalah penyederhanaan atau sebuah model (adanya variabel / masalah yang muncul).
2. Hipotesis satu kebalikan dari sifat hipotesis nol.
3. Hipotesis pengujian (adanya hasil yang fix) dengan analisa. Dengan terbuktinya hipotesis maka penelitian bisa mendapatkan titik terang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar