Presidenku “Salam
Dua Ribu”
Tarini Putri Rami
Universitas
Pendidikan Indonesia
Abstrak
Pembahasan ini
di latar belakangi
oleh munculnya pemimpin baru yang benar-benar menghebohkan masyarakat
di dalam negeri maupun di luar negeri. Berdasarkan hal tersebut, masalah yang
dikaji dalam artikel ini adalah mengenai Presiden
baru dengan segala perilaku dan kebijakannya yang baru. Tujuan
pembahasan artikel ini adalah agar masyarakat
tahu seperti apa presiden kita sebenarnya. Metode yang digunakan dalam mencapai
tujuan tersebut ialah melalui deskriptif kualitatif studi literatur. Hasil
pembahasan dalam artikel ini adalah agar kita bisa paham
presiden seperti apa yang baik untuk dipilih dan diikuti segala perintahnya. Dari hasil
pembahasan dapat disimpulkan bahwa presiden yang baik
itu adalah yang bisa mengambil keputusan yang tidak merugikan pihak manapun,
dan jadilah masyarakat yang cerdas, bertanggung jawab dan bersabar.
Kata Kunci: Presiden, keputusan, masyarakat.
Pendahuluan
Presiden
adalah seorang pemimpin dalam sebuah negara. Pemimpin merupakan hal yang harus
dimiliki oleh setiap organisasi, agar organisasi tersebut bisa berjalan dan
hidup sesuai visi, misi dan tujuannya. Kepemimpinan adalah
kemampuan mempengaruhi antar individu yang dijalankan dalam sebuah situasi
melalui proses komunikasi untuk mencapai tujuan khusus atau tujuan- tujuan
lainnya.
Indonesia telah merdeka sejak tahun
1945 dari kemerdekaan tersebut indonesia telah berganti-ganti pemerintahan. Beberapa kalangan membagi pemerintahan
indonesia menjadi tiga jaman; zaman orde lama yang pemerintahannya dipimpin oleh
Ir. Soekarno, zaman orde baru yang pemerintahannya dipimpin oleh
Soeharto, dan zaman reformasi yang telah berganti empat kali masa pemerintahan
yang dipimpin BJ. Habibie, Abdurrahman wahid, Megawati Sukarno Putri, dan
Susilo Bambang Yudhiyono masing-masing presiden memiliki
kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam memimpin Republik Indonesia.
Pasca-Jokowi masuk
bursa capres, peta politik berubah. Nama Jokowi mendapat sambutan hangat dari
masyarakat. Dalam berbagai survei, namanya melesat jauh meninggalkan capres
lain yang terlebih dulu mengambil start. Popularitasnya pun mengalahkan
pesaingnya dalam pemilihan Presiden ke-7 ini. Hanya berbeda tipis sekali
presentase jumlah pemilihannya. Lalu apa perbedaanya dengan presidennya yang
lain? Penulis akan mengupasnya disini.
1.
Presiden Soekarno
Orde lama,
presiden Soekarno atau sering disapa bung Karno. Kelebihan beliau yaitu baliau
adalah Presiden yang penuh karisma, pintar berpidato dan tegas terhadap bangsa
asing. Sedangkan kelemahan beliau yaitu kurang dalam hal pengetahuan ekonomi,
saat itu rupiah mengalami inflasi terbesar dalam sejarah yakni 300 %, hal
tersebut dimanfaatkan pak Harto untuk melakukan kudeta.
Menurut http://ibnusyafii.files.wordpress.com,
Ir.
Soekarno adalah Presiden Indonesia Pertama, Lahir di
Blitar, Jawa Timur, 6 Juni 1901 dan meninggal di Jakarta, 21 Mei 1970 pada umur
69 tahun. Ia memainkan peranan penting untuk memerdekakan Bangsa Indonesia dari penjajahan
Belanda. Ia adalah penggali Pancasila. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta)
pada tanggal 17 Agustus 1945. Soekarno menandatangani Surat Perintah 11 Maret 1966 (lebih dikenal dengan : SUPERSEMAR) yang isinya berdasarkan
versi yang dikeluarkan Markas Besar Angkatan Darat, Menugaskan Letnan Jenderal
Soeharto untuk mengamankan dan menjaga keamanan negara dan institusi
kepresidenan. Supersemar menjadi dasar Soeharto untuk membubarkan PKI (Partai Komunis Indonesia) dan mengganti anggotanya yang duduk di
parlemen. Setelah pertanggungjawabannya ditolak oleh MPRS pada sidang umum ke
empat tahun 1967, Presiden Soekarno
diberhentikan dari jabatannya sebagai Presiden pada Sidang Istimewa MPRS di tahun yang
sama dan mengangkat Soeharto sebagai pejabat Presiden Republik Indonesia.
Menurut http://kepustakaan-presiden.pnri.go.id,
selama masa pemerintahan orde lama,
yang dilakukan pada masa pemerintahan Soekarno adalah sistem Presidensial
dengan artian Presiden sebagai kepala Negara yang berjalan pada setiap periodik
masa jabatan dan keseimbangan terhadap pemerintah dan rakyat. Kemudian sejak 17
Agustus 1950, Negara Indonesia dipemerintah dengan menggunakan Undang-Undang
Dasar Sementara Republik Indonesia 1950 yang menganut sistem kabinet
parlementer. Pada masa pemerintahan ini, pengakuan terhadap Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI) sangat besar. Kemudian setelah terjadi Dekrit Presiden tahun
1959 pada tanggal 5 Juli. Indonesia menganut sistem Demokrasi terpimpin adapun
keberhasilan yang dicapai pada masa pemerintahan orde lama ialah nation
building yang sangat kuat dan diplomasi luar negeri yang sangat besar
terhadap dunia.
2.
Presiden Soeharto
Menurut
keterangan dari http://politik.kompasiana.com,
Orde baru,
presiden Soeharto, atau lebih sering disapa pak harto. Kelebihan beliau yaitu
ketegasan beliau tidak diragukan lagi, tidak usah banyak basa-basi, tapi
langsung door, ditempak penembak misterius ataupun diculik. Situasi politik
sangat aman, nyaman dan kondusif saat itu. Ekonomi Indonesia mengalami masa
jaya-jayanya pada tahun 1980 an. Sukses dengan program REPELITA-nya (Rencana
Pembangunan Lima Tahun). Pernah swasembada pangan, sukses program transmigrasi.
Investor asing mau menanamkan modal di Indonesia dan sukses menumbuhkan rasa
nasionalisme dan cinta roduk dalam negeri.
Sedangkan kelemahan masa
kepemimpinan pak Harto yaitu karena terlalu lama berkuasa sehingga beliau
menganggap RI sebagai milik pribadi dimana semua pejabat berasal dari keluarga
dan kerabat dekatnya. Korupsi, Kolusi dan Nepetisme (KKN) menjadi-jadi terutama
di tahun 1990 an. Tak menghargai HAM, dan menebar isu rasial, anehnya beliau
jatuh juga akibat terbakar isu rasial yang dia mulai. Pembangunan Indonesia
yang tidak merata dan timbulnya kesenjangan pembangunan antara pusat dan
daerah, sebagian disebabkan karena kekayaan daerah sebagian besar disedot ke
pusat. Munculnya rasa ketidakpuasan di sejumlah daerah karena kesenjangan
pembangunan, terutama di Aceh dan Papua. kecemburuan antara penduduk setempat
dengan para transmigran yang memperoleh tunjangan pemerintah yang cukup besar
pada tahun-tahun pertamanya. Bertambahnya kesenjangan sosial (perbedaan
pendapatan yang tidak merata bagi si kaya dan si miskin). Kritik dibungkam dan
oposisi diharamkan. Kebebasan pers sangat terbatas, diwarnai oleh banyak koran
dan majalah yang dibreidel. Penggunaan kekerasan untuk menciptakan keamanan,
antara lain dengan program “Penembakan Misterius” (Petrus).
3.
Presiden
B.J. Habibie
Menurut http://hadziro.blogspot.com, masuk masa reformasi, yang pertama
presiden BJ Habibie. Kelebihan beliau yaitu beliau adalah seorang yang pekerja
keras, dalam pemerintahannya yang hanya berlangsung 1 tahunan telah melahirkan
puluhan undangundang dan peraturan baru. Menurunkan dollar dari Rp 15.000 ke
level Rp 6.000. Sedangkan kelemahan beliau yaitu beliau kurang tegas, walaupun
pintar tetapi kurang dalam hal memimpin, kurang kharismatik. Timor timur lepas
dari NKRI.
Presiden ini
memiliki keunikan tersendiri karena kepintaranya bisa membuat pesawat, beliau
menjadi pembuat pesawat di Jerman, tetapi dalam memimpin beliau belum bisa
tegas. Manusia memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri.
4. Presiden Gus Dur
Menurut http://hadziro.blogspot.com, presiden KH.
Abdurahman Wahid atau sering disapa Gur Dur. Kelebihan beliau yaitu beliau
sangat terbuka dan open mind, boleh dibilang beliau presiden yang paling
demokratis di dunia. Sedangkan kelemahan beliau yaitu beliau terlalu menganggap
remeh. Keterbatasan fisik beliau sehingga dimanfaatkan orang terdekat untuk
berbuat curang. Sering keluar negeri dan kadang juga pemarah.
5. Presiden Megawati
Presiden Megawati, kelebihan beliau adalah
presiden wanita pertama, presiden
yang satu-satunya bersifat lembut dan terkadang bisa kuat, presiden yg selalu mengingati
rakyatnya tentang perjuangan Ayahnya (Soekarno). Bersifat ke-Ibuan. Sedangkan
kekurangan beliau yaitu beliau menganggap korupsi sebagai hal biasa dan bisa
ditolerir, kurang pintar berpidato kurang tegas. Begitulah ibu
presiden kita yang pertama ini.
6. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Menurut http://errortosucces.blogspot.com,
presiden
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memiliki kelebihan
yaitu upaya penangkapan teroris, kedamaian aceh dan kestabilan politik
bolehlah. Berkat SBY, Indonesia lebih dihargai bangsa asing setelah sekian lama
diembargo. Presiden pertama yg menangkap koruptor kelas kakap, walaupun masih
banyak yang belum tertangkap. Pintar dalam berpidato. Kestabilan ekonomi,
setidaknya untuk masa sekarang. Sangat pintar dalam mengatasi opsisinya,
sehingga dikenal sebagai Soft Power oleh bangsa luar.
Sedangkan kelemahan beliau yaitu
beliau terlalu menjaga imej, kurang tegas apabila ada keputusan yg bisa
menjatuhkan imejnya. Terlalu mencari aman, mau bersekutu
dan bergabung dengan partai apa saja selama partai tersebut mau
mendukungnya tidak peduli itu koruptor, penghianat atau apa. Kebebasan umat
beragama terusik. kepastian hukum belum sepenuhnya terwujud, masih maraknya
korupsi, birokrasi yang dianggap belum mencerminkan good governance,
kerusakan lingkungan hidup, infrastruktur yang masih kurang memadai, serta
biaya politik yang masih tinggi, terutama dalam pilkada. Masa kepemimpinan
Presiden SBY juga tercatat, gangguan terhadap kerukunan dan toleransi serta
sejumlah aksi kekerasan yang mengganggu keamanan dan ketertiban publik masih
kerap dijumpai.
Lalu bagaiaman dengan
presiden kita yang ke-7? Apa beliau akan berhasil memimpin Indonesia? Kita
kupas tuntas apa saja yang beliau lakukan untuk Indonesia ini.
Pembahasan
Presiden sudah terpilih. Ya, beliau adalah mantan
Gubernur yang baru saja memimpin kurang lebih 1 tahun di daerah Jakarta. Beliau
sekarang sudah diangkat dan dilantik menjadi presiden ke-7 Indonesia. Jokowi
Widodo adalah nama beliau. Setelan kotak-kotaknya membuat pesona baru dalam
perkampanyean pencalonan beliau. Sifat dan sikap belusukan nya ini membuat masyarakat tergugah hatinya, bahwa
presiden ini memang memiliki sikap dan perilaku yang dibutuhkan masyarakat saat
ini. Kesederhanaan dan tampangnya yang merakyat serta keseharian beliau yang
selalu belusukan tersebut, benar-benar menghebohkan masyarakat di dalam negeri
dan luar negeri.
Segala hal yang beliau kerjakan benar-benar menjadi tranding topic di pertelevisian
indonesia (khususnya). Mulai dari awal kampanyenya yang menaiki becak, bajai
dan delman yang dikutip dalam pemberitaan koran di http://www.tribunnews.com. Ketika masih
mencalonkan menjadi presiden, pengiklanan beliau sangat sederhana dan malah
terkadang jarang, tapi benar-benar sontak menggeparkan ketika hasil
rekapitulasi hasil pemilu, ternyata beliaulah yang menang.
Inilah gaya kepemimpinan baru yang dibawa oleh
Jokowi. Dia membawa satu gaya baru dalam dunia pemerintahan dimana para
pemimpin bukanlah bos yang harus dilayani tetapi para pemimpin adalah pelayan
publik yang harus melayani kebutuhan publik demi kedamaian dan kesejahteraan
masyarakatnya. Pendapat
masyarakat selama ini bahwa pemimpin itu harus duduk di kantor, rapat yang
berlarut-larut, tidak ada kerja nyata yang dikerjakannya dan lain-lainnya, seketika runtuh ketika Jokowi
memulai harinya memimpin Jakarta. Dia menjanjikan akan memberikan kartu jakarta
sehat dan kartu jakarta pintar untuk membantu memberikan subsidi kesehatan dan
pendidikan bagi warga kurang mampu untuk mendapatkan akses kesehatan yang lebih
baik. Pada masa kampanye, disebutkan bahwa kedua kartu tersebut akan diberikan
pada masa kerja 100 hari pertama, dan selang beberapa minggu setelah
pelantikannya sebagai gubernur DKI Jakarta, Jokowi sudah keluar masuk
perkampungan untuk membagikan kartu jakarta sehat yang dijanjikannya.
Langkah-langkah gebrakan pasangan Jokowi dan Ahok (sapaan akrab Basuki) tidak
hanya itu saja, hampir setiap hari selalu ada langkah baru yang selalu
mengundang para wartawan meliputnya, selalu ada tindakan yang reformatif dalam
setiap harinya. Upaya jokowi untuk memperbaiki birokrasi yang korup selama ini
bukan hanya slogan saja.
Dalam tulisan
tersebut menerangkan bahwa, Jokowi sejak awal menginginkan kabinetnya adalah
kabinet kerja untuk kemajuan negara dan bangsa. Kabinet yang jauh dari
transaksional atau kebergantungan pada pihak lain, umpamanya partai politik.
Terkait dengan itu, dengan kalimat yang ngepop, pengamat politik, Emrus
Sihombing, menyebutkan, yang kita butuhkan adalah “menteri yang Jokowi banget”, atau menteri yang
tidak lagi memikirkan kepentingan diri dan keluarganya, tapi yang
sungguh-sungguh bekerja untuk kepentingan masyarakat.
Lalu ada juga
suara kebanggan dari ibu Megawati yang dikutip oleh media http://nasional.kompas.com,
yang berbunyi "....Intinya,
yang dicari bukan presiden, melainkan pemimpin. Secara formal, jabatannya
(presiden). Pemimpin itu harus menyatu dengan rakyat, tahu yang dikehendaki
rakyat,....” itu adalah cuplikan
kata yang diucapkan bu Megawati atas
kebanggannya kepada pak Jokowi yang beliau yakin bisa memimpin Indonesia ke
arah yang lebih maju lagi dari sebelumnya.
Sosok Jokowi
benar-benar membuat gemparan hebat hingga ke negara Amerika yang mendukung
presiden ke-7 Indonesia ini, entah apa yang membuat Amerika memerhatikan pemilu
Indonesia kali ini, entah udang dibalik batu dan sebagainya. Banyak sekali
perdebatan antara masyarakat dan isu-isu tak sedap atas munculnya kabar Amerika
yang akan membantu Indonesia jika masyarakat memilih Jokowi sebagai Presiden
ke-7.
Ada beberapa
hal gerakan Jokowi yang membuat masyarakat tercengang, sebagai berikut.
1.
Belum selesai memimpin Solo
sebagai Walikota, beliau ditarik ke Jakarta, untuk menjadi Gubernur.
2.
Belum selesai pula masa penjabatan
beliau sebagai Gubernur, sekarang sudah dilantik menjadi Presiden.
3.
Dan sekarang baru saja dilantik
menjadi presiden, ada beberapa kebijakan beliau yang dilontarkan, yaitu
menaikkan harga BBM yang membuat masyarakatnya tercekik akan harganya.
Dalam poin nomer
3 adalah hal yang membuat masyarakat gempar kembali. Banyak cemoohan dan
tindakan pemberontakan atas kenaikan BBM yang mulanya 6.500 menjadi 8.500,
untuk premium. Masyarakat yang tadinya mendukung Jokowi sontak ada perbedaan
pendapat, yang satu mendukung atas kebijakan Jokowi tersebut dengan berdalih
itu untuk kepentingan negara juga, berikut ada artikel terkait yang membahas
kenaikan BBM, sumber http://ekonomi.kompasiana.com,
menjelaskan “.....jabatannya
disamping gerakan penghematan dalam pemerintahan,
Presiden Jokowi juga bisa melakukan penghematan dalam impoy Migas yang masih
saja melalui para calo Singapura. Di sisi ini, Jokowi bisa membubarkan
perusahaan calo PT. Petral Inc. anak perusahaan PT. Pertamina yang selanjutnya
bisa juga membongkar dan menangkap secara serius kelompok mafia Migas.
Selanjutnya pemerintah bisa membeli Migas impor dengan cara pembelian antar
pemerintah G to G tanpa melalui berbagai perusahaan calo perantara yang ada di
Singapura....”seperti itulah bunyi dari artikel
tersebut tentang kenaikan BBM tersebut.
Ada pula suara
rakyat yang menolak dan merasa kenaikan BBM adalah hal yang membuat masyarakat
kecil (wong cilik) benar-benar tercekik. Mereka mencari uang dengan susah payah
untuk makannya yang hanya sekedar nasi dan kerupuk, dan sekarang akibat BBM
naik membuat segala macam makanan naik dan hal lainnya pun ikut naik, bagaimana
jika kalian menjadi orang-orang seperti itu? Apakah kalian akan diam saja
hingga maut menjemput akibat kelaparan.
Ada juga para haters Presiden kita ini yang juga ikut
andil dalam memanas-manasi kenaikan BBM ini. Pada dasarnya haters ini memang
bukan para pendukung Jokowi, maka dari itu ucapan-ucapan mereka lebih pedas
dibandingkan para pendukung yang kecewa.
Begitu hebohnya #SalamDuaJari
yang diusung ketika berkampanye, yang menghebohkan para pecinta nomer urut 2
itu. Lalu ketika Jokowi menang beliau mengusung kata yang baru yaitu
#SalamTigaJari yang memiliki arti Persatuan Indonesia yang mengikuti dari
Pancasila sila ke-3. Ketika terpilihnya Jokowi keadaan masih saja ada yang
risuh dan tidak kondusif karena partai yang diinginkan tidak menang (Pendukung
nomer urut1). Tapi tetap masih bisa di bendung oleh para pihak berwajib atas
hal tersebut. Ketika kebijakan BBM naik terkuak, barulah masyarakat yang
mendukung Jokowi berbalik geram dan kesal atas kebijakannya tersebut. Berbagai
hal terungkap, adanya isu-isu yang mengatakan bahwa sikap Jokowi kemarin hanya
stimulus saja, agar masyarakatnya memilihnya. Lalu munculah #SalamDuaRibu yang
melambangkan kekesalan dan rasa kecewa terhadap kebijakan kenaikan BBM
tersebut.
#SalamDuaRibu sontak sekali
hangat hingga saat ini karena keputusan Presiden yang menaikkan harga BBM
Premium dan Solar. Salam tersebut pun sebenarnya memiliki arti “Mana Janji
Manismu dulu”. Banyak sekali pihak yang merasa kecewa, entah dari pihak Wong
Cilik ataupun orang-orang dalam pemerintahan. Tapi mungkin inilah keputusan
yang terbaik untuk memperbaiki Indonesia, baik dari infrastruktur maupun Sumber
Daya Alamnya (SDA) serta Sumber Daya Manusia (SDM) itu sendiri agar menjadi
masyarakat yang mandiri atas kerja dan usahanya sendiri.
Sebagai warga Indonesia yang
baik dan pintar sebelum kita memilih mari lihat apa saja kelebihan dan
kekurangan calon tersebut, mana calon yang pas untuk memimpin Negera ini,
manapula yang baik untuk menjadi pemabawa amanah yang sebenarnya.
Penutup
Menjadi seorang individu dalam sebuah masayrakat dalam
naungan negara, marilah kita gunakan suara hak pilih kita dengan baik dan benar
serta pintar. Jangan menggunakan hak suara ini hanya sebagai salah kaprah.
Jangan pula memilih hanya karena kita tau saja, ikut-ikutan saja, tapi kita
harus tau siapa calon itu, bagaiamana visi dan misi mereka untuk indonesia, dan
dukung siapapun yang nantinya terpilih, jangan karena dia buat kebijakan yang
membuat kita tak menerimanya, malah membuat onar dimana-mana. Pahami apa maksud
beliau mengambil jalan tersebut, mengertilah dan dukunglah karena jika seorang
pemimpin tidak amanah dan salah menggunakan kepercayaan masyarakatnya
(bawahannya) niscahya Tuhanlah yang langsung menghukumnya. Dalam sebuah riwayat
pun dijelaskan “...siapa saja orang-orang yang bersabar atas kehendak-Nya,
niscahya Surga ada di hadapanya...”. Maka marilah menjadi warga yang cerdas,
bertanggung jawab dan bersabar.
Daftar Pustaka
Debby. (2013, 12). Jokowi dan Kepemimpinan Barunya.
Retrieved 11 10, 2014, from Artikel Politik: http://diamondlovedebby.blogspot.com/2013/12/contoh-artikel-politik.html
Kompas. (2013, 06 25). Presiden Indonesia.
Retrieved 10 28, 2014, from Kelebihan dan Kekurangan Presiden RI:
http://politik.kompasiana.com/2013/06/25/kelebihan-dan-kelemahan-presiden-ri-568374.html
Kompas. (2014, 02 22). Jokowi Presiden Indonesia.
Retrieved 09 2014, 28, from Empat Alasan Jokowi harus Nyapres:
http://politik.kompasiana.com/2014/02/22/empat-alasan-jokowi-harus-nyapres-637032.html
Kompas. (2014, 11 03). Kepemimpinan Jokowi.
Retrieved 11 12, 2014, from Ternyata pola kepemimpinan Jokowi sama saja dengan
SBY:
http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2014/11/03/ternyata-pola-kepemimpinan-jokowi-sama-saja-dengan-sby-689399.html
Kompas. (2014, 07 04). Kepemimpinan Jokowi.
Retrieved 11 10, 2014, from Megawati buka kartu soal mengapa relakan Jokowi
jadi Capres :
http://nasional.kompas.com/read/2014/07/04/20444511/megawati.buka.kartu.soal.mengapa.relakan.jokowi.jadi.capres
Media, T. (2014). Jokowi Pemimpin. Retrieved 10
28, 2014, from Jokowi pemimpin baru piliha rakyat:
http://www.tubasmedia.com/berita/jokowi-pemimpin-baru-pilihan-rakyat/
TribunNews. (2014, 10 21). Jokowi Presiden
Indonesia. Retrieved 10 28, 2014, from Jokowi-JK bantu Wong Cilik:
http://www.tribunnews.com/nasional/2014/10/21/mujiono-pak-jokowi-itu-pilihan-rakyat-maka-saya-tidak-gugup
Zaharani. (2013, 01). Model-Model Kepemimpinan.
Retrieved 10 28, 2014, from Model kepemimpinan Ir Soekarno:
http://rzaharani.blogspot.com/2013/01/model-kepemimpinan-ir-soekarno.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar